Rabu, 29 Oktober 2014

Lemah Pendidikan = Standar Pekerjaan yang Rendah

Mencoba dan mencoba terus dalam mencari pekerjaan yang kita inginkan dan harapkan. Berbagai cara, dari mendatangi tempat tersebut atau mengirimkan CV melalui jasa expedisi dan kemudian berharap-harap cemas akan mendapat pangilan Psikotest/Interviuw. Namun siapa sangkah, pengharapan tinggi disertai semangat menjulang hanya akan gugur ketika pihak perusahaan mengetahui data pribadi melalui jenjang pendidikan saja.

Seberapa pun pengalaman kerja mu pada perusahaan lain, segesit dan seulet apapun pribadi etos kerja mu, hanya akan dianggap bualan, karena dengan bukti jenjang pendidikan yang hanya sebatas SMK/SMA sudah menjadi bukti kuat untuk mendiskualifikasi calon karyawan/karyawati tersebut.

Saya tidak bisa menyalahkan standar calon karyawan yang diinginkan oleh setiap perusahaan. Tentu saja mereka berharap dengan minimal pernah menngecap bangku perkuliahan saja pasti sudah menjamin kualitas skill dalam menangani proses pekerjaan pada perusahaan tersebut.

Namun ada rasa kecewa untuk definisi hal tersebut, karena seorang pekerja yang hanya lulusan SMK/SMA yang sampai berani mengirimkan lamaran pekerjaan pada perusahaan bonafit pun harus ada pertimbangan dari pihak perusahaan tersebut, kenapa? karena sudah pasti adanya jaminan skill orang tersebut cukup dan mumpunin dalam menempati posisi tersebut.

Bagi Saya pribadi, pengalaman adalah hal paling penting dalam memberikan nilai pada seorang pelamar kerja. Kalau pun pendidikan nya ada yang sampai sarjana, namun minim pengalaman, bisa ditebak, pada saat menangani permasalaahn perkerjaan nya, pasti akan kesulitan. Beda hal nya seseorang yang misalkan pun hanya lulusan SMK/SMA, namun sudah pernah bekerja lama pada beberapa perusahaan yang lain, sudah pasti orang tersebut akan sanggup menyelesaikan kesulitan pekerjaannya. Hanya perlu sedikit pengarahan, otomatis orang tersebut sudah tahu apa yang mesti dia lakukan.

Namun sayang, seribu sayang, standar kualifikasi calon karyawan/karyawati begitu susah di penuhin oleh seorang lulusan SMK/SMA saja, walaupun pengalaman dan etos kerja nya sangat diperlukan oleh perusahaan bonafit tersebut. Ibarat Pungguk merindukan bulan, bulan nya tidak tahu kalau sebenarnya pungguk tersebut punya sesuatu yang baik terhadapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar